Kamis, 29 Maret 2012


Ikan Guppy ukurannya memang kecil tetapi warna dan ekornya terutama yang berkelamin jantan sangat menarik, tidak kalah dengan jenis ikan hias lainnya. Pembagian jenis ikan Guppy berdasarkan bentuk ekornya. Sesuai dengan bentuk ekor, ikan Guppy dibagi dalam 3 jenis : Short tail (ekor pendek), Sword Tail (ekor panjang) dan Wide Tile (ekor lebar). Dibawah ini beberapa jenis ikan guppy yang sudah mengalami mutasi warna dan ekor hasil dari persilangan :

PLATINUM RED DIAMOND-BALON
 Golden Cobra
Half Black Pastel
Blue Neon
 
Red_Mosaic

Red Grass

platinum blue mosaic

Pink White

 Pendahuluan
Keindahan tubuh dan ciri-ciri yang spesifik yang dimiliki oleh setiap ikan hias serta nilai ekonomis, adalah faktor utama yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan hias. Salah satu jenis ikan yang memiliki syarat-syarat tersebut adalah ikan cupang hias.
Untuk membudiayakan atau mengembangkan ikan cupang hias tidaklah memerlukan lahan yang luas, cukup menyediakan areal sekitar 5 meter persegi. Di Wilayah Jakarta Pusat budidaya ikan cupang ada yang dilakukan diatas dak rumah dan dipekarangan yang relatif sempit, dengan menggunakan wadah bekas ataupun kolam bak semen atau akuarium. Ikan ini relatif mudah dipelihara dan dibudidayakan, karena tidak memerlukan pakan khusus. Pakan ikan untuk benih biasanya digunakan pakan alami berupa kutu air atau daphnia sp. yang dapat ditemukan di selokan yang airnya tergenang. Untuk induk cupang digunakan pakan dari jentik-jentik nyamuk (cuk). Untuk pertumbuhan anak ikan bisa diberi kutu air dan diselingi dengan cacing rambut, akan lebih mempercepat pertumbuhan anak ikan.
Wadah Budidaya
Pada umumnya wadah pemeliharaannya adalah bak semen atau akuarium yang ukurannya tidak perlu besar yaitu cukup 1 x 2 m atau akuarium 100 x 40 x 50 cm, sedang wadah perkawinannya lebih kecil dari wadah pembesaran, yang bisa digunakan antara lain : baskom, akuarium kecil atau ember dapat dipakai untuk memijahkan ikan.
Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sehingga sering disebut cupang serit. Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam) dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.
Ciri ikan jantan untuk dipijahkan :
Umur ± 4 bulan
Bentuk badan dan siripnya panjang dan berwarna indah.
Gerakannya agresif dan lincah.
Kondisi badan sehat (tidak terjangkit penyakit).
Ciri-ciri :
ikan betina :
Umur telah mencapai +- 4 bulan
Bentuk badan membulat menandakan siap kawin.
Gerakannya lambat.
Sirip pendek dan warnanya tidak menarik.
kondisi badan sehat.
Setelah induk cupang hias dipersiapkan begitu pula dengan wadahnya maka langkah selanjutnya adalah melakukan pemijahan :
  1. Persiapkan wadah baskom/akuarium kecil dan bersih.
  2. Isi wadah dengan air bersih dengan ketinggian 15 – 30 Cm.
  3. Masukkan induk ikan cupang jantan lebih dahulu selama 1 hari.
  4. Tutup wadah dengan penutup wadah apa saja.
  5. Sehari kemudian (sore hari) induk betina telah matang telur dimasukan ke dalam wadah pemijahan.
  6. Biasanya pada pagi harinya ikan sudah bertelur dan menempel disarang berupa busa yang dipersiapkan oleh induk jantan.
  7. Induk betina segera dipindahkan dan jantannya dibiarkan untuk merawat telur sampai menetas.
Pembesaran anak
  1. Ketika burayak ikan cupang sudah dapat brenang dan sudah habis kuning telurnya, sudah harus disiapkan media yang lebih besar untuk tempat pembesaran.
  2. Pindahkan anakan bersama induk jantannya.
  3. Kemudian benih ikan diberi makanan kutu air dan wadah ditutup.
  4. Sepuluh hari kemudian anak ikan dipindahkan ke tempat lain.
  5. Dan selanjutnya setiap satu minggu, ikan dipindahkan ke tempat lain untuk lebih cepat tumbuh.
Pasca Panen Pasca panen yaitu setelah ikan cupang hias mencapai 1 bulan sudah dapat dilakukan pemanenan sekaligus dapat diseleksi atau dipilih. Ikan yang berkwalitas baik dan cupang hasil seleksi dipisahkan dengan ditempatkan ke dalam botol-botol tersendiri agar dapat berkembang dengan baik serta menghindari perkelahian. Setelah usia 1,5 sampai 2 bulan cupang hias mulai terlihat keindahannya dan dapat dipasarkan.

Cara Memilih ikan Discus yang baik

Discus

Discus adalah spesies ikan air tawar asli lembah Sungai Amazon, Amerika Selatan. Discus pertamakali dikenalkan pada tahun 1840 oleh Dr. Heckel dengan nama Symphysodon Discus. Varian Discus aslinya digolongkan ke dalam 3 jenis berdasarkan warna, yaitu Symphysodon aequifasciata aequifasciata (Green Discus), Symphysodon aequifasciata axelrodi (Brown Discus), dan Symphysodon aequifasciata haraldi (the blue variant). Seiring dengan semakin banyaknya orang yang tertarik memelihara Discus, bahkan di beberapa Negara di Asia, budidaya Discus telah menjadi industri besar. Dari situ banyak kegiatan penelitian dan usaha yang dilakukan untuk menghasilkan strains baru dari ikan Discus. Sehingga tak heran jika saat ini tercatat terdapat puluhan strains ikan Discus yang ada di pasaran. Discus sangat populer sebagai ikan akuarium dan kadang disebut sebagai rajanya ikan hias.

Discus yang indah dan memiliki bentuk yang sempurna, berasal dari bibit dan kondisi pertumbuhan yang baik sejak lahir.

Diskus adalah jenis ikan yang hidup secara berkelompok (social fish). Bahkan di alam bebas, aslinya mereka hidup dalam kelompok besar dan merupakan salah satu dari sedikit jenis ikan yang mampu belajar. Oleh karenanya, harus diingat bagi para hobbies untuk membeli ikan diskus dalam jumlah lebih dari satu. Diskus membutuhkan interaksi sosial sesama mereka untuk memunculkan karakter asli ikan diskus.

Tips berikut (tidak berurutan) menjelaskan bagaimana memilih diskus yang dalam kondisi baik dan sehat.

1) Perhatikan bentuk tubuhnya secara utuh.
Carilah bentuk yang paling sempurna lengkungnya (mendekati bulat), tidak berbelok sedikitpun. Setiap penyimpangan bentuk harus dijadikan pertimbangan untuk tidak dipilih. Untuk seorang pemula hal ini mungkin sulit. Oleh karenanya, anda harus banyak mencari informasi tentang bentuk Diskus pada usia yang berbeda-beda dari beberapa penjual yang berbeda. Selain itu, anda dapat juga mencari foto-foto Diskus yang menjadi juara pada kontes ikan.

2) Periksa bagian hidung.
Ini harus bulat sekitar hidung dan bagian mulut.

3) Periksa mata.
Ini adalah kriteria yang sangat penting untuk mendapatkan diskus. Anda dapat membandingkan mata ikan-ikan sebelumnya untuk melihat perbedaannya. Proporsi besar mata dan tubuh diskus perlu diperhatikan. Jika mata terlalu besar untuk ukuran tubuhnya, itu pertanda ada masalah pertumbuhan yang kurang baik. Selain itu, pada dasarnya warna mata diskus yang baik adalah merah, namun anda harus berhati-hati karena banyak pedagang yang menambahkan hormon tertentu agar mata diskus tampak merah. Biasanya penambahan hormone ini hanya akan bertahan 2 minggu sampai 1 bulan saja, kemudian warna mata diskus akan kembali seperti aslinya.
Diskus yang pertumbuhannya terhambat, tubuhnya tidak lebih besar dari 4-5 inci. Ciri-cirinya, umumnya memiliki bentuk tubuh oval (bukan bulat). Di sisi lain, perlu diingat bahwa situasi ini TIDAK ada hubungannya dengan kesuburan ikan. Dengan kata lain, diskus yang terhambat perkembangannya, masih dapat menghasilkan anak. Dan masih bisa mendapatkan anak ikan bayi yang sehat.

4) Semua sirip adalah penting.
Sirip harus tumbuh sempurna di sekeliling bentuk bundar ikan. Sirip atas dan bawah harus tampak seperti bagian dari tubuh (menyatu). Sirip atas dan bawah tidak menutupi ekor atau memliki jarak yang besar sebelum ekor. Selain itu, ekor harus transparan. Setiap warna pada suatu daerah dekat dengan tubuh “umumnya” menunjukkan tanda pengobatan hormon. Selain itu, sirip dubur berwarna merah justru menjadi keistimewaan. Tentu saja harus diingat bahwa beberapa strain genetik mungkin tidak memiliki sirip dubur merah.

5) Jika anda melihat diskus usia di bawah 4 bulan dengan pewarnaan hampir penuh dan pola yang utuh harap berhati-hati.
Karena sebagian besar strain baru menunjukkan warna dan pola setelah sekitar usia 4-6 bulan dan menunjukkan warna dan pola yang utuh saat mencapai usia 12-14 bulan. Jika anda mendapatkan diskus yang masih kecil dengan wana utuh, mungkin itu karena penambahan hormon.
oleh karenanya, kombinasi pewarnaan vs ukuran menjadi penting. Kombinasikan juga ini dengan ukuran mata. Anda dapat menemukan apakah ikan terhambat berkembang atau ada pengaruh hormon. Tentu saja, anda harus mengamati banyak strain yang berbeda untuk dapat membuat pilihan yang tepat. Disarankan bagi anda untuk terlibat di dalam milis dan forum di internet atau majalah, di mana anda dapat melihat gallery foto diskus yang baik.

7) Yang paling penting adalah untuk melihat apakah ikan dalam kondisi baik atau tidak.
Jika wilayah paling tebal adalah wilayah insang & mata dan jika ikan tidak menunjukkan pewarnaan cerah dan terpola, ada kemungkinan terdapat masalah dengan ikan. Mungkin memiliki penyakit HITH (lubang di kepala) atau penyakit lain

8 ) Sirip mungkin tampak seperti dimakan atau tidak mulus.
Ini mungkin karena kondisi air yang buruk dan bukan hal yang penting untuk dipertimbangkan. Jika ikan semakin besar, masalah ini akan hilang dengan sendirinya.

9) Periksa apakah diskus menggunakan insangnya dengan baik atau tidak.
Jika ikan tidak menggunakan salah satu insangnya, ini berarti bahwa ikan memiliki penyakit insang.

10) Perhatikan saat berenang.
Diskus yang sehat, berenang menggunakan semua sirip dalam posisi sirip tegak (berdiri).

11) Diskus pada dasarnya ikan yang pemalu, jadi jika terlihat tidak aktif dan bersembunyi bukan berarti sedang sakit. Kadang-kadang kehadiran orang banyak disekitar akuarium membuat diskus malu. Atau pencahayaan yang berlebihan bisa juga membuat stress. Setiap getaran dalam aquarium juga akan membuat stres. (Indofishtrade)
 

Betta Fish


Penggemar ikan cupang seperti saya masih penasaran dengan berbagai jenis-jenis ikan cupang yang ada di dunia. Tidak seperti dulu dimana hanya ada beberapa varian cupang yang dikenalkan. Tapi sekarang ini, karena peminatnya bisa dibilang cukup banyak, persilangan antar cupang menghasilkan berbagai jenis ikan cupang baru.

Saya telah mencari beberapa jenis ikan cupang di dunia dan dengan ekor indahnya yang memukau. Untuk anda yang ingin mencoba untuk budidaya ikan cupang hias bisa dibaca artikel mengenai cara budidaya ikan cupang mudah.
Nah, berikut ini adalah berbagai jenis-jenis ikan cupang yang tersebar yang biasanya diternakkan oleh para pecinta ikan cupang. Hmm, kelupaan untuk harga ikan cupang ini bisa sampai jutaan perekor lho. Biasanya dikarenakan karena bentuk ekor yang sempurna dan sering diikutkan kontes dan menjuarai kontes tersebut.
  1. Cupang Plakat
    Ikan cupang plakat adalah ikan cupang hias dengan bentuk ekor yang lebih pendek atau biasa disebut ikan ekor pendek. Cupang plakat berasal dari Thailand yang pertama kali mengembangbiakannya. Kata Plakat merupakan bahasa Thai yang berarti cupang laga atau cupang aduan. Cupang plakat memang sebenarnya merupakan ikan cupang aduan atau laga yang berasal dari cupang alam. Kata plakat untuk membedakan antara ikan cupang hias dengan cupang aduan untuk lebih familiar di kalangan internasional. Kecantikan ikan cupang plakat ini terlihat pada bentuk sirip, gigi yang tajam, keindahan & kerasnya sisik ikan maupun gaya bertarungnya.
    jenis ikan cupang hias plakat lavenderIkan CUpang Hias Red Dragon Plakat
    Plakat LavenderPlakat Red Dragon
    ikan cupang hias black copper dragonjenis ikan cupang betta plakat yellow kuning
    Plakat Black Copper DragonPlakat Yellow
  2. Cupang Half Moon
    Ikan Cupang Hias Red Dragon HalfmoonIkan Cupang Hias Yellow Indigo Betta Halfmoon Kuning
    Halfmoon Red DragonHalfmoon Yellow Indigo
    Ikan Cupang hias Blue Butterfly Halfmoon Betta FishIkan Cupang Hias Orange Over Halfmoon Betta Fish
    Halfmoon Blue ButterflyHalfmoon Orange
    Ikan Cupang Hias Black Gold Demon Halfmoon Betta FishIkan Cupang Hias Mustard Gas Butterfly Halfmoon betta Fish
    Black Gold Demon HalfmoonMustard Gas Butterfly Halfmoon
  3. Cupang Serit / Crown Tail
    Ikan cupang jenis Crown Tail atau biasa disebut dengan Ikan cupang Serit ternyata berasal asli dari Indonesia. Semua penghobi internasional pun mengakuinya dan dari sebuah situs hobiis ikan cupang hias berikut ini dikutip sebagai berikut:
    The Crowntail was founded 1997 in West Jakarta, Slipi, Indonesia, and the creator was an Indonesian breeder named Achmad Yusuf (Iyus), who called it ‘cupang serit’ in Indonesian. When Henry Yin showed this fish in one of the IBC shows, he named it CROWNTAIL.
    Ikan Cupang Hias Serit Crown Tail Yellow Blue Butterfly Betta FishIkan Cupang Hias Serit Crown Tail Super Black Betta Fish
    Yellow Blue Butterfly Crown TailBlack Crown Tail
    Ikan Cupang Hias Serit Yellow-tied Blue Betta Fish Crown TailRed Solid Crown Tail Ikan Cupang Hias Serit
    Yellow-tied Blue Crown TailRed Solid Crown Tail
  4. Cupang Double Tail
    Ikan Cupang Hias Black Melano Double Tail Betta Fishikan Cupang Hias Copper Butterfly Red Base Double Tail Halfmoon Betta Fish
    Black Melano Double Tail HalfmoonCopper Butterfly Red Base Double Tail Halfmoon
    Ikan Cupang Hias Orange Double Tail Plakat Betta FishIkan Cupang Hias Fancy Double Tail Plakat Betta Fish
    Orange Double Tail PlakatFancy Double Tail Plakat
Nah, itu dia berbagai macam jenis-jenis ikan cupang di seluruh dunia. Sebenaranya masih ada lagi sich, yaitu Ikan cupang jenis Giant. Tapi bedanya dengan yang lain hany ukurannya yang lebih besar beberapa kali lipat. Namun, untuk modelnya juga sama dengan yang lain, ada Giant PlakatGiant Halfmoon, dll. Untuk jenis ikan cupang lainnya bisa kita lihat secara update di

Rabu, 28 Maret 2012

Bisnis Ikan Hias

Ikan Hias Lebih Menguntungkan

Jika dibandingkan dengan budidaya ikan konsumsi pemeliharaanya hampir sama sedangkan masalah penjualan  biasanya ikan konsumsi dihargai dengan sistem kiloan, ikan hias dihargai dengan sistem per ekor, dengan demikian bisnis budidaya ikan konsumsi lebih menekankan kuantitas, sehingga memerlukan lahan yang luas dan sarana yang lebih banyak.
Hasil budidaya Ikan hias lebih menekankan kualitas sehingga bisa dilakukan di lahan sempit dan bisa dilakukan sebagai usaha sampingan. Jika tidak memiliki kolam yang luas, budidaya ikan hias bisa dilakukan di dalam akuarium atau bak semen yang cukup kecil. Jika lahan yang tersedia cukup kecil, kita harus lebih selektif dalam memelihara ikan hias. Ikan-ikan hias yang dipelihara cukup yang berkualitas bagus sedangkan yang berkualitas kurang bagus harus segera diafkir karena memakan tempat.

Jenis Ikan Hias Yang Cukup Poluper

Ada beraneka ragam Ikan Hias Bernilai ekonomi cukup tinggi antara lain ikan Koi, Manfish, Koki, Niasa, Redfin, Lemon, Komet, Sumatra barb, Black Ghost , Aligator, Arwana dan ikan hias jenis lainnya. Ikan-ikan hias tersebut merupakan ikan hias yang biasa dicari penghobi dan dibudidayakan petani ikan.
Budi Daya Ikan Hias Koi
Salah Satu Model Budi Daya Ikan Hias : Koi
Salah satu alasan mengapa budidaya ikan hias dipilih selain memiliki nilai jual yang tinggi, proses pemijahan dan perawatan benih tidak terlalu membutuhkan modal yang besar dan usaha pembenihan/dibudidayakan ikan hias tersebut masih di didaerah tertentu saja sehingga masih memiliki potensi yang luas. Karena suka terkadang penggemar ikan hias bersedia mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah untuk memiliki seekor ikan hias yang diidam-idamkannya.

Hal inilah yang terkadang membuat harga ikan hias melambung tinggi. Selain faktor kesukaan faktor keindahan ikan hias juga turut andil dalam menentukan harga. Secara umum ikan hias yang memiliki bentuk, warna, corak yang indah akan berharga cukup mahal. Di sinilah letak kunci keberhasilan budi daya ikan hias, menghasilkan ikan-ikan yang indah dan berkualitas bagus.

Bukan Hanya Untuk Hobi

Keberadaan ikan hias sendiri saat ini tidak lagi sebagai hiburan atau hobi semata tetapi telah berkembang menjadi objek yang dimanfaatkan bagi kepentingan dunia pendidikan, penelitian, medis maupun keperluan konservasi alam. Sampai saat ini ikan hias air tawar merupakan salah satu jenis komoditas ekspor nonmigas bidang perikanan yang mampu menyumbang devisa negara yang cukup besar. Dengan kekayaan ikan hias yang berlimpah maka peluang Indonesia sebagai pengekspor komoditas ini sangat terbuka lebar. Sehingga Budidaya Ikan Hias layak di gencarkan di masyarakat.
Kolam Budi Daya Ikan Hias Arwana
Kolam Budi Daya Ikan Hias Arwana
Usaha budidaya ikan hias merupakan salah satu usaha yang memberikan alternatif sumber penghasilan untuk meningkatkan pendapatan petani/pengusaha ikan hias. Usaha budidaya ikan hias cukup prospek dikembangkan. Hal ini disebabkan dalam budidaya ikan hias memiliki keunggulan-keunggulan sebagai berikut :
  • Teknologinya mudah diserap dan diterapkan, karena teknologi yang digunakan cukup sederhana
  • Budi daya Ikan Hias Dapat diusahakan skala rumah tangga/ usaha kecil, tidak membutuhkan lahan yang luas
  • Perputaran modal cepat, dapat dipanen dalam jangka waktu yang singkat.
  • Budi daya ikan Hias mampu Menyerap tenaga kerja.
  • Pasar yang menjanjikan baik domestik maupun ekspor.
Ikan Manfish
Ikan Manfish, Sumber Gambar IPTEK NET

(http://galeriukm.web.id).

Cara memilih dan menentukan peluang bisnis

Ada banyak peluang bisnis  di sekitar kita dan banyak juga dari peluang ituadalah penipuan.  Berikut adalah beberapa saran tentang bagaimana untuk memilih atau menemukan peluang yang baik.

  1. Lupakan apa pun yang menjanjikan uang besar dengan sedikit atau tidak bekerja sama sekali.  Sebuah peluang usaha yang dapat diandalkan akan menunjukkan bagaimana Anda bisa bekerja keras untuk membangun penghasilan tetap.  Mengharapkan untuk memperoleh beberapa ratus sebulan untuk kerja paruh waktu.  Jika Anda bersedia untuk menempatkan diri Anda ke kesempatan penuh waktu, Anda dapat berharap untuk akhirnya mendapatkan pendapatan yang cukup besar dengan mudah dapat melebihi apa yang dapat Anda peroleh dengan pekerjaan tetap.

  2. Kesempatan datang dan pergi. Sebagian besar program-program baru hilang dalam waktu tiga tahun. Sejumlah orang telah bekerja selama berbulan-bulan untuk mendapatkan bersenandung organisasi mereka hanya untuk melihat perusahaan keluar dari bisnis. Mencari perusahaan yang masih baik setelah setidaknya lima tahun.

  3. Pastikan Anda memiliki produk atau layanan yang kompetitif di pasar. Tidak peduli berapa banyak hype emas menyertai sebuah produk, Anda tidak bisa menjual jika lingkungan pelanggan Anda menawarkan sesuatu yang lebih baik pada harga yang lebih rendah.

  4. Waspadalah terhadap kesempatan yang menjanjikan kekayaan kepada Anda.

  5. Cari kesempatan yang akan membiarkan Anda menggabungkan cara pintar berpromosi di internet dengan kesempatan untuk menjual ke teman-teman dan tetangga, Anda akan tetap membuat sebagian besar penjualan Anda kepada orang-orang di komunitas Anda.

  6. Akhirnya,  ini adalah yang paling penting, pilihlah peluang bisnis yang Anda benar-benar percaya.  Anda dapat dengan mudah menjual  kepada siapa pun selama Anda benar-benar yakin bahwa produk atau jasa adalah memiliki nilai yang sangat baik. Bergabunglah dengan sebuah perusahaan besar dan nyata yang akan membuat Anda bangga untuk menunjukkan produk mereka ke teman-teman terbaik Anda.